Gerak Cepat, Penyuluh Agama KUA Tembilahan Serahkan Data Calon Penerima Santunan Anak Yatim ke Masjid Agung Al-Huda

Ditulis Oleh kemenaginhilok Selasa, 24 Februari 2026, 14:14

Indragiri Hilir (Kemenag) – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, upaya pemenuhan hak-hak anak yatim di Kota Tembilahan mulai digulirkan. Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tembilahan, Asis, secara resmi menyerahkan data anak yatim binaan untuk ditindaklanjuti sebagai calon penerima santunan di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Selasa (24/2/2026).

Langkah ini diambil menyusul pengumuman resmi dari Pengurus Harian Yayasan Al-Huda Tembilahan mengenai pembukaan pendaftaran baru penerima santunan anak yatim tahun 2026.

Penyerahan data oleh penyuluh agama ini bertujuan untuk memastikan anak-anak yatim yang layak di wilayah Tembilahan mendapatkan hak mereka secara tepat waktu dan sesuai prosedur yang ditetapkan oleh pihak yayasan.

"Kami bergerak cepat menyerahkan data ini agar proses administrasi anak-anak yatim binaan kami segera terverifikasi oleh panitia di Masjid Agung Al-Huda. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam melayani umat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian khusus di bulan mulia ini," ujar Asis.

Berdasarkan surat pemberitahuan dari Yayasan Al-Huda yang ditandatangani oleh Sub Bid Kesekretariatan, pendaftaran penerima santunan baru akan dibuka mulai tanggal 5 Ramadhan hingga 15 Ramadhan 1447 H. Pendaftaran dipusatkan di Sekretariat Masjid Agung Al-Huda Tembilahan.

Adapun kriteria dan syarat yang harus dipenuhi antara lain Kriteria Usia: Anak laki-laki maksimal berusia 14 tahun dan anak perempuan maksimal 10 tahun, Domisili: Diutamakan bagi anak yatim yang berdomisili di Kecamatan Tembilahan dan Kecamatan Tembilahan Hulu dan Dokumen: Membawa surat pengantar/keterangan kematian dari kelurahan, serta melampirkan fotokopi Kartu Keluarga atau Akte Kelahiran.

Sesuai jadwal yang dirilis, penyaluran santunan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 20 hingga 25 Ramadhan 1447 H. Sinergi antara penyuluh agama dan pengurus masjid ini diharapkan dapat memastikan santunan tersalurkan secara merata dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.  (Ria)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya