Ahmad Supardi: Tahun Politik, Wajib Memilih Pemimpin dengan Menjaga Ukhuwah

Ditulis Oleh imuss Rabu, 10 Januari 2018, 16:34

Ahmad Supardi

Riau (Inmas)- Tahun 2018 dan 2019 adalah tahun politik, pada tahun 2018 ada Pilgubri dan Pilbup Inhil dan tahun 2019 ada Pileg dan Pilpres. Sebagai tahun politik sangat rentan akan persaingan yang dapat mengarah pada  pertikaian, perselisihan dan bahkan perpecahan sebagai akibat dari kepentingan.

Untuk itu, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, Rabu (10/1/2017) kepada wartawan menegaskan, pada Pemilukada, baik Gubernur, Bupati/ Walkikota maupun Presiden wajib hukumnya untuk memilih dengan tetap menjaga ukhuwah (persaudaraan).

“Terkait dengan tahun polik ini saya menyampaikan beberapa himbauan agar kekondusifan Negara dan daerah kita tetap terjaga. Mari kita jadikan tahun politik ini sebagai ajang untuk memilih pemimpin  yang terbaik, membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa, sebab kebijakan yang  yang diambil oleh setiap pemimpin adalah untuk kemaslahatan umat manusia,” ujarnya dan kembali menegaskan bahwa memilih pemimpin itu hukumnya adalah wajib, sebab kalau sekiranya umat islam sepakat sama sama tidak memilih, sedangkan umat lain sepakat untuk memilih, maka pemilihan itu adalah sah dan pemimpinnya yang terpilih adalah sah.

Selain itu, mantan Kakankemenag Rohul ini juga menghimbau agar menjaga ukhuwah atau persaudaraan yang meliputi empat hal, pertama Ukhuwah Islamiyah yaitu persaudaraan sesama umat islam. Hal ini juga berlaku bagi umat lain, seperti Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan bahkan Khonghucu. Kedua, Ukhuwah Wathaniyah, yakni persaudaraan sebangsa dan setanah air. Ketiga, Ukhuwah Inssniyah, yakni persaudaraan sesama umat manusia yang berasal dari manusia yang satu yaitu Nabi Adam AS. Dan keempat, Ukhuwah 'Alamiyah yakni persaudaraan alam semesta, sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan, baik manusia maupun isi alam semesta.

“Dalam melaksanakan pemilihan ini hendaklah memilih yang terbaik dari sekian calon yang baik. Jangan sampai salah pilih, sebab akan berpengaruh negatif dalam jangka panjang. Jangan terpengaruh dengan money politic, sebab itu hanya keuntungan sesaat, tetapi akan merugi dalam jangka panjang. Mari kita berdoa kepada Allah SWT semoga Pilkada berjalan lancar, tertib dan damai sehingga menghasilkan pemimpin yang adil dan dapat memberikan kesejahteraan bagi umat,” himbaunya. (ash/mus)


kembali ke daftar berita

Berita Lainnya