Kemenag Riau Sosialisasikan Fasilitas CMS Non Tunai Bank Mandiri kepada BPP

Ditulis Oleh imuss Rabu, 10 Januari 2018, 14:28

Riau (Inmas)- Subbag Perencanaan dan Keuangan (Perenkeu) Kanwil Kemenag Riau melakukan sosialisasi tahap akhir pembayaran non tunai (e-money) bagi seluruh Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau dengan praktek dan pengenalan langsung fasilitas Cash Manajemen System (CMS) pada bank terkait, Rabu (10/1/2018) di Aula Kakanwil Kemenag Riau.

Sosialisasi dibuka dan dipimpin langsung oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA didampingi Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Drs H Muliardi M Pd dan Bendahara Pengeluaran Kanwil Kemenag Riau, Dewi Yuliana SE serta menghadirkan pihak Bank Mandiri selaku pelaksana dengan Mandiri Cash Manajemen.

Kabag TU Kanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA usai sosialisasi mengatakan, implimentasi pembayaran non tunai merupakan hal yang harus dilaksanakan per Januari 2018, untuk itu Kemenag Riau kembali melakukan sosialisasi Surat Edaran Menteri Agama No 3 Tahun 2017 tentang Transaksi Pembayaran Non Tunai di Lingkungan Kementerian Agama.

“Ini merupakan pertemuan yang ketiga kalinya dalam rangka mempercepat implementasi pembayaran non tunai. Pertama bersama BPP, kemudian sosialisasi di Bank Mandiri dan ketiga langsung sosialisasi dan praktek langsung oleh pihak bank mandiri kepada BPP terkait teknis pelaksanaan pembayaran non tunai dengan berpedoman dengan juknis dari Sekjen agar ini bisa dilaksanakan diawal tahun ini,” ungkap Mahyudin.

Terkait dengan ditetapkanya Bank Mandiri sebagai pelaksana, ia menjelaskan, karena proses pencairan keuangan BPP dari KPPN selama ini menggunakan Bank Mandiri dengan cara mangambil cash baru ditransfer atau didistribusikan kepihak terkait. Namun tahun 2018, sesuai dengan kebijakan Presiden Jokowi, maka proses pembayaran honor apapun melalui non tunai, jadi pihak bank harus mentransfer langsung kepada para penerima melalui rekening terkait.

“Bank transfer tujuan tidak harus rekening mandiri, bisa jadi menggunakan bank lain seperti BNI, BRI dan lainnya. Namun jika ada rekening bank mandiri maka akan lebih baik karena transfer akan lebih cepat dan cost lebih ringan,” jelasnya.

Kasubag Perencanaan dan Keuangan, Drs H Muliardi M Pd, mengatakan, terkait dengan sosialisasi tahap akhir pembayaran non tunai, pihaknya sangat optimis dapat terealisasi 100% pada tahun 2018 dengan persiapan yang cukup maksimal yang melibatkan bank bersangkutan, yaitu bank mandiri dengan Mandiri Cash Manajemen.

“Kita sudah lakukan upaya maksimal dengan sosialisasi secara langsung oleh BPP di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau. Kedepan kita akan melakukan sosialisasi ke daerah- daerah agar pembayaran non tunai bisa dilakukan secara penuh di Lingkungan Kanwil Kemenag se Provinsi Riau, sehingga dapat meminimalisasi pemotongan dan pungli,” ungkapnya.

Sementara itu Bendahara Pengeluaran Kanwil Kemenag Riau, Dewi Yuliana menjelaskan, sosialisasi tahap akhir meliputi hal teknis dilapangan, yaitu mengenalkan dan mengoperasionalkan langsung fasilitas CMS Bank Mandiri oleh seluruh BPP. Penengalan tersebut meliputi menu- menu CMS sehingga saat melaksanakan transaksi pembayaran non tunai tidak terjadi kendala.

“Agar bendahara yang ada disatker lebih cepat memahami pembayaran non tunai, maka harus mendaftarkan rekening bendahara pengeluaran ke bank bersangkutan agar fasilitas CMS nya dapat segera diaktifkan. Dengan fasilitas ini akan didapatkan menu- menu yang ada didalamnya, ini bisa dengan computer, maupun HP,” jelasnya dan mengungkapkan bahwa dengan fasilitas pembayaran non tunai akan mengefesiensikan waktu karena tidak perlu antri berlama- lama dibank untuk transaksi. (mus/eka/faj)


kembali ke daftar berita

Berita Lainnya