Direktur Urusan Agama Katolik hadiri pentahbisan Imam Gordianus Afri,SX

Ditulis Oleh belen Senin, 23 Oktober 2017, 15:24

Pekanbaru (Inmas) Menjadi Suatu kebanggan besar bagi Paroki Santo Paulus Pekanbaru yang menahbiskan seorang imam Xaverian untuk pertama kalinya dengan mengangkat tema “ adalah kebutuhan hati bagiku memberitakan injil” (I Kor 9: 16) pada sabtu 21 Oktober 2017.

Diakon Gordianus Afri merupakan Calon Imam Xaverian kelahiran 15 Februari 1987 Kotok, Manggarai-Flores. Menghabiskan masa SD –SMAK di kota kelahirannya Flores. Panggilan hidup membiara semakin dirasakan lewat kebiasaan untuk berdoa Rosario di dalam keluarganya dan lewat kunjungan para Imam-imam yang sangat dicintai oleh semua umat.Kehadiran para imam tampak begitu hangat kepada anak-anak kecil dan semua umat di stasi mereka.

Sambil terus-menerus memurnikan motivasi Gordi sapaannya semakin mantap melanjutkan ke Pendidikan tinggi dengan terlebih dahulu mengikuti masa pengenalan Serikat Xaverian (SX) di Tunas Xaverian,Yogjakarta selama 1 Tahun dan Pranovisiat lalu Novisiat di Bintaro, Jakarta Selatan selama 2 Tahun. Selanjutnya menyelesaikan Stara 1 untuk belajar Filsafat di STF Driyarkara Jakarta dan kembali menyelesaikan Tahun Orientasi Misioner selama 1 Tahun di Wisma Xaverian Yogjakarta.

Pada masa pendidikan ini Frater merupakan sapaan untuk mereka yang sedang menempuh pendidikan Jenjang S1 dan jenjang S2 sebelum ditahbisan menjadi Diakon. Setelah menyelesaikan Filsafat di Driyarkara, Jakarta. Komunitas Serikat Xaverian Indonesia mengutus Frater Gordianus Afri melanjutkan pendidikan S2 untuk belajar Teologi dan tinggal di Komunitas Teologi Internasional Serikat Xaverian di Santuario Conforti, Parma-Italia dari tahun    2013-2017. Pada tanggal 4 Desember 2016 menerima tahbisan Diakon di Santuorio Conforti, Parma-Italia.

Acara yang dimulai pada  Pukul 17.00  dimulai dengan Selebran Utama Mgr. Martinus Dogma Situmorang, OFM Cap, dihadiri oleh 33 para Imam yang yang berkarya di Provinsi Riau, Padang, Mentawai, dan Jogja juga para Suster-suster yang berkarya di Keuskupan Padang dan semua umat yang memenuhi semua ruangan Gereja.

turut hadir pada kesempatan ini Direktur Urusan Agama Katolik, Sihar Petrus Simbolon,S.Th,MM yang didampingi Pembimbing Masyarakat Katolik, Alimasa Gea, S.Ag, M.Pd.“Selamat dalam menuaikan tugas pelayanan “ papar Sihar mengawali sambutannya dalam Sesi Ramah Tamah.  Sihar Simbolon  mengatakan kaitan Pentahbisan Imam dengan Kementerian Agama bukan untuk mengambil ahli tugas gereja tetapi Imam yang tertahbis adalah modal Negara dalam membantu menciptakan kerukunan umat beragama ditengah masyarakat Indonesia. Beliau berharap untuk Imam yang baru ditahbiskan dapat mewartakan injil agar tercipta kesejahteraan dan kedamaian pada Rakyat Indonesia.

Sementara itu ditemui terpisah Alimasa gea mengatakan  terima kasih kepada semua unsur masyarakat yang telah mengikuti acara pentahbisan sampai selesai dengan baik. Jadilah pembawa berita keselamatan ke seluruh penjuru dunia.Pada sesi ramah tamah ini, direktur Urusan agama katolik didampinggi pembimbing masyarakat Katolik memberikan Perlengkapan dan Peralatan Misa untuk Pastor yang baru tertahbis yang akan berangkat melanjutkan karya misinya ke tempat perutusan di Thailand sebagai seorang Missionaris setelah libur sebulan di kota kelahirannya.

Sementara itu bapa Uskup Mgr.Martinus Dogma Situmorang dan Pastor Anton Wahyudianto SX, selaku Provinsial SX di Indonesia sangat berterima kasih kepada Keluarga Bapak Bernardus Lalu dan Ibu Bernardeta Lin yang memberikan Kado terindah terkhusus dalam Serikat Xaverian dengan berbesar hati mengantarkan anak mereka ke Altar sebagai Abdi Tuhan. Dan gereja juga menaruh harapan besar akan calon-calon Imam dari Keuskupan Padang terkhusus di Paroki Santo Paulus Pekanbaru.(ciska/belen)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya