Lomba KTI Penghulu, Kakanwil : Menulislah, Mulai Saja Dari Apa Yang Kita Tahu

Ditulis Oleh vera Senin, 19 Juni 2017, 00:29

Riau (Inmas) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari'ah menggelar lomba karya tulis ilmiah (KTI) bagi penghulu se provinsi Riau di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Minggu (18/06).

Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama termasuk penghulu yang merupakan jabatan yang istimewa ditengah masyarakat diharapkan mampu berbagi informasi demi kepentingan ummat Islam.

Kakanwil mengungkapkan bahwa menulis bukan hal yang sulit, yang terpenting kita mulai dari apa yang kita tahu. Menurutnya banyak hal yang bisa kita tulis dari apa yang kerap kita temukan dilapangan, apakah itu melalui khutbah maupun ceramah yang rutin kita berikan ke masyarakat. Sangat disayangkan jika ide yang ada dalam pikiran kita tidak dipublikasikan. Karena manfaatnya begitu banyak dan pahala pun mengalir dari ilmu yang kita tuang dan abadikan dalam sebuah tulisan.

Ia sangat mengharapkan para penghulu dan Kepala KUA yang merupakan ujung tombaknya Kemenag bisa dan mau giat menulis. Jika menulis sudah menjadi hobi dan sudah bisa merasakan kepuasan tersendiri, semua akan terasa mudah.Selain itu, lanjutnya kita perlu juga mengasah kepintaran dan kejelian dalam membidik kasus menarik dilapangan dan bisa memberikan solusinya. Hal tersebut merupakan awal sekaligus modal utama dalam menulis untuk bisa diterima dengan mudah oleh para awak media cetak, terangnya.

Pria yang hobi menulis ini mengingatkan para peserta KTI, dengan rajin membaca dan menulis secara otomatis kita dapat meningkatkan kompetensi dan kapasitas penghulu ditengah masyarakat. Menulis juga dapat dijadikan sarana dakwah bagi profesi penghulu.

Jangan melakukan copy paste (plagiat) dalam membuat Karya tulis ilmiah, karena hal itu dapat mematikan otak dan cara berpikir kita, ujar Ahmad Supardi yang selama beliau menjadi abdi negara di Kemenag sudah banyak menuangkan pikiran dan idenya dalam bentuk artikel disejumlah media cetak yang cukup dikenal di daerah maupun nasional. Pun termasuk hingga sekarang disela kesibukan sebagai Kakanwil masih kerap menulis apapun yang dirasanya bisa bermanfaat untuk umat, ujarnya lagi dengan penuh semangat.

Ketika anda mulai, yakinlah menulis akan terasa mengasyikkan tututrnya memberikan semangat kepada peserta KTI. Apalagi bisa dipublikasikan di media media yang sangat berkembang hari ini.

Ia juga mengatakan " Anda masih muda, maka berkaryalah, manfaatkan media yang ada sekarang ini untuk bisa saling berbagi informasi dan pengalaman", katakan pada dunia bahwa anda bukan hanya sebagai pegawai namun juga seorang ilmuan, sebagai penulis yang bermanfaat untuk masyarakat, pesannya menutup arahan.(vera)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya