Kinerja KUA Performance Kementerian Agama di Lapangan

Ditulis Oleh imuss Selasa, 09 Mei 2017, 20:45

Riau (Inmas)- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan merupakan ujung tombak Kementerian Agama di lapangan, bahkan  KUA menjadi performance Kemenag. Saat KUA melaksanakan tugas dengan baik maka citra Kemenag akan baik, begitu juga sebaliknya. Untuk itu, Ka KUA hendaknya menjalankan tugas dengan baik sesuai ketentuan yang ada.

Demikian ditegaskan Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, didampingi Kabid Urais dan Binsyar Drs H Irhas dan Kasi Pemberdayaa KUA H Edi Tasman saat membuka sekaligus memberikan materi pada kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Penerimaan Negara Bukan Pajak Online (SIMPONI) Angkatan II Tahun 2017, Selasa (9/5/2017) di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.

Menurutnya, pada prinsipnya KUA merupakan perpanjangan tangan dari Bimas Islam di Kecamatan, sehingga hanya melakukan tugas Nikah dan Rujuk dan tugas- tugas yang melekat pada KUA. Tapi pada kenyataannya dilapanhan, KUA menjalankan tugas lebih dari itu, bahkan sama tugasnya dengan Kementerian Agama di Kecamatan, mencakup urusan haji, kerukunan dan lainnya.

"Secara tupoksi KUA hanya melakukan Nikah Rujuk, tetapi pada kenyataannya di lapangan KUA menangani semua urusan Kemenag. Untuk itu, laksanakan tugas dengan baik, khususnya tugas yang melekat pada KUA. Khususnya dalam pelayanan dibidang nikah dan rujuk dengan menerapkan biaya Rp0 rupiah, berikan pelayanan dengan baik dan tidak bertele- tele," jelasnya.

Dengan dukungan teknologi atau sistem informasi, Ahmad Supardi mengatakan, sudah menciaptakan pelayanan yang transparan, khususnya di KUA dengan adanya SIMKAH, SIMPONI dan lainnya yang dapat menekan kecurangan- kecurangan atau pemalsuan data, serta pembayaran yang tidak sesuai ketentuan. Karena sedikit saja kesalahan yang dilakukan, akan langsung dilakukan pemeriksaan oleh tim Irjen.

"SIMPONI akan mempermudah calon pengantin dalam melakukan penyetoran PNBP NR, dan meminimalisir terjadinya kecurangan- kecurangan. Dan kita berharap agar ini bisa diterapkan secara maksimal di KUA se Provinsi Riau," harapnya, karena pemerintah sudah memberikan intensif yang cukup besar untuk pegawai- pegawai Kementerian Agama melalui tunjangan kinerja dan intensif lainnya untuk itu pelayanan terhadap masyarakat juga perlu ditingkatkan dengan mendukung pelayanan nikah gratis di KUA pada jam kerja. "Kesejahteraan ditingkatkan, maka pelayanan juga harus meningkat dengan menyesuaikan pada aturan yang ada," tegasnya.

Sementara laporan Panitia Bimbingan Teknis SIMPONI 2017 Angkatan II Drs H Kamis M Si menyebutkan, Bimbingan Teknis SIMPONI angkatan Ii tahun 2017 diikuti oleh 53 orang terdiri dari Kepala KUA, Penghulu, dan Operator KUA Kecamatan perwakilan Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau, ditambah 3 orang dari Operator Bank Persepsi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan bimbingan dan pembinaan kepada peserta tentang SIMPONI agar penata laksanaan PNBP Nikah Rujuk yang akuntabel, akurat dan valid. Sehingga kedepan diharapkan tidakmada lagi kecurangan dan kekeliruan dalam penyetoran dan pengalokasian PNBP NR. (mus)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya