Senin, 17 April 2017, 15:06

Kakanwil Hadiri Pembukaan Porsenap dan MTQ Napi se Riau

Pekanbaru (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA didampingi Kakan Kemenag Pekanbaru Edwar S Umar M Ag dan Kasi Penmad H Rialis menghadiri pembyukaan Pekan Olahraga dan Seni Musabaqah Tilawatil Quran Narapidana (Porsenap dan MTQ) se Wilayah Riau Tahunn 2017 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pekanbaru, Senin (17/4/2017).

Kepala Kantor Wilayah kementerian Hukum dan HAM Riau, Ferdinand Siagian dalam sambutannya menyebutkan, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, acara tahunan menyambut hari jadi Pemasyarakatan yang ke-53 tahun 2017, warga binaan se-Riau dilakukan dengan menggelar Porsenap dan MTQ, 4 cabang olahraga, 2 kesenian, dan 5 cabang MTQ.

Ratusan warga binaan se-Riau turut serta mensukseskan acara yang akan digelar selama tujuh hari kedepan itu. Terdiri dari 22 orang dari Rutan Pekanbaru, 15 orang dari Lapas Rumbai, 13 orang Rutan Taluk Kuantan, 11 orang utusan Rutan Siak, 13 orang LPKA/ LPP Pekanbaru, 28 orang dari Lapas Pekanbaru, 8 Lapas Bengkalis, 10 Rutan Rengat, 8 orang cabang Rutan Selat Panjang, 18 orang Lapas Pasir, 10 orang Cabang Rutan Bagan, 18 orang Rutan Dumai dan 13 orang dari Lapas Tembilahan.

"Dengan acara ini diharapkan 207 warga binaan se-Riau, mampu menjalin ukhuwah serta menjunjung tinggi marwah warga binaan maupun petugas permasyarakatan. Dan diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet dan seni berbakat dan berprestasi meski mereka hanya boleh diakui dari dalam Lapas. Sehingga, saat mereka keluar dari sini mereka punya bekal untuk kembali bermasyarakat," harap Ferdinand.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA usai acara pembukaan Porsenap dan MTQ Tahun 2017 di Lapas Kelas II A Pekanbaru, mengungkapkan kekagumannya atas upaya yang dilakukan dalam rangka memberdayakan penghuni lapas. Sehingga, mereka yang berada di Lapas tidak hanya sekedar mendapatkan hukuman dari apa yang telah dilakukan, tetapi mendapat pembinaan untuk jadi lebih baik.

"Ini sangat bagus sekali, jika ini yang pertama dilakukan maka perlu diagendakan lagi untuk tahun mendatang, sehingga dapat menjadi agenda rutin. Sehingga penghuni lapas tidak terpuruk dengan hukuman yang mereka, tatapi bangkit dengan pembinaan khususnya pembinaan agama yang akan menjadi bekal mereka kelak untuk mebali kemasyarakat dengan kondisi yang lebih baik," harapnya. (mus/vam/ipad)

Berita Lainnya
Kamis, 27 April 2017, 11:04

Ahmad Supardi: Majukan Dunia Islam dengan Berfikir dan Berzikir

Kamis, 27 April 2017, 10:34

Kakanwil Hadiri HAUL ke- 66 Syekh Abbas di Madrasah Suluk Hidayatussalikin

Jumat, 21 April 2017, 22:46

Momen Isra Mi'raj, Kakanwil Resmikan Masjid Nurul Ikhlas Rimba Jaya

Senin, 17 April 2017, 11:55

Kakanwil Narasumber Seminar Nasional tentang Kepemimpinan Masa Depan

Selasa, 11 April 2017, 15:29

Kakanwil Koordinasi Rencana Kunjungan Menteri Agama ke Riau