Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi Bagi ASN Kemenag Riau

Ditulis Oleh vera Senin, 17 April 2017, 11:48

Pekanbaru (Inmas) – Usai  pelaksanaan  upacara apel pagi,  bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Riau pada Senin, 17 April 2017 menggelar pembinaan pegawai yang berisikan “Sosialisasi gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi atau SPAK” di lingkungan ASN Kanwil Kemenag Riau.

Ketua DWP Kemenag Riau, Maryam saat memberikan sambutan mengatakan SPAK merupakan gerakan nasional pencegahan korupsi yang dimulai dari perempuan. SPAK merupakan Brand Kampanye Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bertujuan memberikan informasi dan pendidikan anti korupsi kepada masyarakat, khususnya lingkungan Kemenag Riau. Jika Istilah SPAK diartikan sebagai “Saya perempuan anti korupsi sekarang mari kita perluas lagi maknanya, menjadi Saya pegawai anti korupsi”, ujar nyonya Ahmad Supardi menuturkan.

“Sesuai dengan komitmen yang di Kemenag DWP Kemenag akan berupaya secara optimal bagaimana mensosialisasikan SPAK di tengah keluarga dan masyarakat, sekaligus mendukung sepenuhnya seluruh program  program di Kemenag. Sejak SPAK ini dicanangkan pada Tahun 2016, dan dilanjutkan dengan sebuah perlombaan secara nasional, Kemenag Riau telah mendapatkan prestasi yang cukup baik dalam mensosialisasikan SPAK ini, dengan peringkat Juara Terbaik tujuh dan  juara terfaforit  5 untuk skala nasional. Kemenag Riau telah berhasil membuktikan konsistensinya dalam mendukung program SPAK tersebut. Capaian ini  tak lepas dari dukungan kita semua ujarnya lagi.

“SPAK yang telah dilaksanakan oleh DWP dimulai dari tingkat MIN, MTSN hingga MA, jelasnya. Sosilisasi yang dilakukan mendapatkan animo yang cukup besar ditengah para ASN kita di sekolah”. ucapnya.

Untuk itu, dalam momen pembinaan pegawai ini ia mengatakan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kesempatan yang diberikan oleh Kanwil Kemenag Riau kepada DWP Kemenag Riau dalam mensosialisasikan SPAK ini dihadapan ASN Kemenag Riau.

Sebelumnya Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos Msi mengatakan dalam sambutannya tujuan sosialisasi SPAK ini dalam rangka meningkatkan kualitas, dan akuntabilitas, sekaligus memiliki  moralitas untuk mempertajam kualitas ASN hingga pensiun, ucap H Saman menjelaskan. Mengingat di Riau sendiri sudah mempunyai tim stop pungli, maka seyogyanya lah kita selaku ASN dapat menerapkan dalam aktivitas kita bekerja. Bahkan tim pungli yang di bentuk tersebut telah didanai oleh APBD, terangnya.

Diakhir arahannya, ia berharap khusus untuk ASN Kemenag sendiri yang berpegang kepada kode etik Kemenag dan lima  nilai budaya kerja Kemenag, dengan SPAK ini bisa mengawal tugas dan fungsi sebagai ASN. Pun dapat menjadi contoh bagi yang lain dalam upaya pencegahan tindakan korupsi ini, pesannya.(vera)

 

 

 

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya