Kamis, 2 Desember 2010 –
Kemenag Riau Buka Penerimaan 264 Tenaga Penyuluh Agama 2011

Pekanbaru (Humas)- Karena masa tugas Penyuluh Agama Honorer (PAH) Tahun 2010, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau sejak 1 – 31 Desember 2010 kembali membuka penerimaan PAH non Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 264 orang untuk tahun anggaran 2011. Kesempatan tersebut terbuka untuk umum, khususnya para muballigh dan muballigha, ustadz dan ustadzah yang memiliki keilmuan bidang penyuluh agama pada Majelis Ta`lim (MT) dan tenaga pengajar pada Taman Pendidikan Al- Qur`an (TPQ) yang berdomisili di Riau.

Pjs Kabid Penamas Kanwil Kemenag Riau, Suhardi HS, MA, Kamis (2/12) mengatakan, khusus penerimaan tenaga penyuluh dilingkungan Kanwil Kemenag Riau terbuka untuk peserta Kabupaten dan Kota se Riau, namun untuk penempatan tetap diprioritaskan untuk Kanwil Kemenag Riau di Pekanbaru. “Untuk kabupaten dan kota di Riau, perektrutan dilakukan oleh Kemenag dan menjadi tanggungjawab daerah masing-masing,” ungkap Suhardi.

Selain itu, kata Suhardi, perekrutan PAH untuk tahun 2011 sedikit mengalami perbedaan dibanding penerimaan tahun lalu. Penerimaan untuk tahun 2011, PAH non muslim seperti Kristen, Hindu, Budha dan Katolik tidak lagi ditangani oleh Bidang Penamas, tapi langsung dilakukan oleh Pembimas masing-masing.

“Penyuluh agama non muslim perektrutannya dilakukan oleh pembimas masing-masing, jadi kita hanya fokus pada penerimaan PAH untuk agama Islam,” ujarnya.

Ia menambahkan, persyaratan untuk menjadi PAH Riau harus mengajukan permohonan ke Kanwil Kemenag Riau CQ Bidang Penamas Kanwil Kemenag Riau dengan melampirkan persyaratan yang telah ditetapkan, yaitu foto copy ijazah minimal tamatan Aliyah 1 lembar, foto copy KTP satu lembar, pas foto 3 × 4 cm sebanyak 2 lembar, asli surat keterangan dari pimpinan objek penyuluhan, gambar sketsa peta lokasi dan alamat penyuluh dan foto copy rekening Bank atas nama penyuluh yang bersangkutan.

Persyaratan lain yang juga harus dipenuhi oleh calon PAH, tidak berstatus sebagai PNS di Instansi apapun dan dimanapun, bersedia membuat program penyuluhan bulanan dengan menyerahkan laporan bulanan selama satu tahun atau 12 bulan pada bidang Penamas Kanwil Kemenag Riau pada bulan maret 2011. Tidak menerima honor ganda dari anggaran APBN dan APBD, membuat surat pernyataan tidak memaksa untuk diterima sebagai penyuluh agama honorer non PNS, bersedia mengikuti aturan dan ketentuan pada bidang Penamas Kanwil Kemenag Riau.

“Persyaratan dan ketentuan tadi berlaku untuk semua calon penyuluh baik yang lama maupun yang baru. Bagi masyarakat yang berminat, hendaknya langsung mengirimkan atau mengantarkan berkas lamarannya beserta syarat-syaratnya ke Penamas Kanwil Kemenag Riau paling lambat 31 Desember 2010,” tutupnya. (msd)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.058435 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 960842
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.