Senin, 16 Agustus 2010 –
Kampar Unggul dalam Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan Tahun 2010

Pekanbaru (Humas)- Setelah melalui proses pemilihan yang cukup panjang 2 Juni – 10 Juli 2010, akhirnya tim pemilihan Keluarga Sakinah Provinsi Riau tahun 2010 yang diketuai oleh Kepala Bidang Urais Kemenag Riau, Drs H Zulkifli, akhirnya penetapkan pasangan suami- istri Drs H Bakhri Ahmad dan Hj Amanah dari Kabupaten Kampar merupakan Keluarga Sakinah Terladan terbaik untuk Tahun 2010. Mereka akan mengikuti pemilihan Keluarga Sakinah tingkat Nasional di Jakarta 14- 19 Agustus 2010.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kemenag Riau, Drs H Zulkifli, Senin (16/8) mengatakan, pasangan Drs H Bakhri Ahmad dan Hj Amanah dari Kampar berhasil mengungguli utusan Kabupaten dan Kota lainnya di Riau dengan nilai 85.05. Untuk Keluarga Sakinah II dari Kota Pekanbaru yaitu pasangan Drs H Muh Nasir Khalis MA dan Hj Fadhilah Taher dengan nilai 83.83, dan Keluarga Sakainah III dari Kuansing yaitu pasangan H Ahmad Khatib dan Hj Marina dengan total nilai 75.85. Untuk Keluarga Sakinah Tauladan I, kata Zulkifli diberikan hadiah berupa uang tunai Rp5 juta. Sementari untuk Keluarga Sakinah terbaik dua Rp3 juta dan terbaik III Rp2 juta.

“Proses pemilihan Keluarga Sakinah tahun 2010 ini sekitar 2 bulan, dimana penilaian meliputi beberapa kriteria seperti profil bersangkutan, wawancara, tes tertulis dan observasi lapangan,” jelas Ketua Pemilihan Keluarga Sakinah ini.

Menurut Zulkifli, pemilihan Keluarga Nasional merupakan program Kemenag RI yang dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan utnuk memotifasi masyarakat untuk menciptakan keluarga sakinah dan keluarga sakinah teladan adalah sebagai contoh masyarakat.

Anggota tim penilai Pemilihan Keluarga Nasional Riau tahun 2010, H Agustiar S Ag, menambahkan, untuk kriteria penilaian profil bobot nilainya 35 persen meliputi daftar riwayat hidup bersangkutan, penghargaan yang pernah didapatkan disertakan dengan bukti foto copy sertifikat penghargaan. Observasi lapangan bobot nilai 15 persen, dimana tim langsung melakukan tinjauan langsung ketempat tinggal untuk melihat kehidupan keluarga dan kehidupan bermasyarakat peserta.

“Wawancara dan ter tertulis masing-masing berbobot 25 persen, materi yang diberikan berkaitan dengan Undang Undang keluarga, figh keluarga dan hal-hal yang berkaitan dengan keluarga,” jelasnya. (msd)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.058048 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 965774
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.