Kemenag Kampar Laksanakan Upacara Peringatan HSN 2019 Dengan Memakai Kain Sarung

Ditulis Oleh aguskampar Selasa, 22 Oktober 2019, 12:49

Kampar (Inmas) – Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar laksanakan Upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019, dengan memakai kain sarung.  Upacara ini dilaksanakan pada hari selasa (22/10/2019), di halaman Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.

Dalam Upacara HSN ini, Sebagai Pembina Upacara langsung oleh Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, pemimpin upacara Irwan Taufiq SAg, Pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pembacaan ikrar santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Dharun Nahdho Thawalib Bangkinang (Zikri Muttaqin dan Rizki Andrian).

Untuk ajudan Upacara H Zulfaimar MAP, Perwira Upacara Muhammad Ali MSy (Kasi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren), protokol Hj Fatmi MSy, sedangkan untuk paduan suara dari Santriwati Ponpes Assalam Naga Beralih.

Dalam amanatnya Alfian membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, pada upacara peringatan Hari Santri Nasional tanggal 22 oktober 2019. Yang mana dalam sambutan tersebut ada Sembilan poin alasan dan dasar mengapa Pesantren disebut sebagai laboratorium perdamaian.

Sembilan poin tersebut adalah : pertama, kesadaran harmoni beragama dan berbangsa. kedua, metode mengaji dan mengkaji. Ketiga, para santri biasa diajarkan untuk khidmah (pengabdian). Keempat, Pendidikan kemandirian, kerja sama dan saling membantu di kalangan santri.

Kelima, gerakan komunitas seperti kesenian dan sastra tumbuh subur pesantren. Keenam, lahirnya beragam kelompok diskusi dalam skala kecil maupun besar untuk membahas hal-hal remeh sampai yang serius. Ketujuh, merawat khazanah kearifan lokal. Kedelapan, Prinsip maslahat (kepentingan umum) merupakan pegangan yang sudah tidak bisa ditawar lagi oleh kalangan pesantren. Kemudian yang kesembilan, penanaman spiritual, pungkas Alfian. (Ags/Usm/Mjs)


kembali ke daftar berita

Berita Lainnya