Ditjen Pendis dan Bank Dunia Akan Benahi EMIS

Ditulis Oleh adminriau Rabu, 14 Agustus 2019, 07:49

Jakarta (Kemenag) - Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam mengadakan pertemuan dengan Bank Dunia terkait rencana kerjasama bidang pendidikan Islam. Kepala Bagian Data Sistem Informasi dan Humas (Datinmas) Ditjen Pendidikan Islam Mizan Sya’roni menceritakan bahwa kedua pihak menekankan pentingnya pengembangan tiga bagian Emis, yaitu: hardware, network dan software.

"Mereka menceritakan pengalaman di Afrika. Ketika di sana dilakukan upgrade sistem operasi, ternyata sangat mahal, dan akhirnya malah membuat aplikasi baru," paparnya di Jakarta, Senin (12/08).

Menurut Mizan, kerjasama Ditjen Pendis dan Bank Dunia ini penting untuk peningkatan layanan pendidikan Islam. “Sejatinya peningkatan mutu harus didukung dengan peningkatan layanan system informasi pendidikan yang digunakan," tuturnya lagi. 

Alumni McGill ini melanjutkan, bahwa Ditjen Pendis mendapatkan tawaran bantuan dana dari Bank Dunia untuk pengembangan sistem informasi managemen pendidikan, khususnya yang lebih khusus menyasar lembaga pendidikan madrasah di Indonesia. Pengembangan ini, lanjutnya, merupakan salah satu prioritas utama pemerintah. Karenanya, penting untuk memastikan seluruh anak Indonesia menerima pendidikan yang bermutu. 

"Melalui program ini, sekitar delapan juta siswa pendidikan dasar dan menengah akan mendapat manfaat dari peningkatan manajemen sekolah, sistem data pendidikan, dan proses belajar-mengajar," terang Mizan.

Untuk diketahui, bahwa bahwa Ditjen Pendis mendapat empat sektor yang menjadi perhatian kerjasama, di antaranya meliputi pembenahan sistem informasi pendidikan, perencanaan dan penganggaran pendidikan berbasis elektronik, peningkatan kualitas guru, termasuk guru Pendidikan Agama Islam, dan pengembangan model penilaian lembaga dan hasil belajar siswa. (Hikmah/SOLLA)

Sumber : -
Penulis : Solla Taufik
Editor : Khoiron
kembali ke daftar berita

Berita Lainnya