Sosialisasi Aplikasi Raport Digital (ARD) dan Penulisan Ijazah MI, MTS, MA Di Lingkungan Kankemenag Siak

Ditulis Oleh riausiak Senin, 24 Juni 2019, 23:21

Siak (Inmas) – Senin, (24/06/19), Satu lagi aplikasi online Kementerian Agama untuk madrasah diluncurkan. Kali ini namanya adalah Aplikasi Rapor Digital Madrasah atau disingkat ARD Madrasah. Aplikasi terkait dengan penilaian hasil belajar ini diberlakukan bagi jenjang madrasah mulai dari Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah. Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 1594/DJ.I/DT.II.I/KS.00/10/2018 tentang Penggunaan Aplikasi Rapor Digital Madrasah.

Surat tertanggal 29 Oktober 2018 ini menyebutkan bahwa ARD Madrasah akan diberlakukan bagi madrasah negeri dan swasta di seluruh Indonesia, mulai semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019 ini. ARD Madrasah merupakan salah satu implementasi dari Juknis Penilaian Hasil Belajar pada MI (SK Dirjen Pendis Nomor 5161 Tahun 2018), MTs (SK Dirjen Pendis Nomor 5162 Tahun 2018), dan MA (SK Dirjen Pendis Nomor 3751 Tahun 2018).

Terkait hal tersebut, Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Riau bersama Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak melaksanakan sosialisasi penggunaan Aplikasi Raport Digital (ARD) dan Penulisan Ijazah yang diikuti oleh 200 orang yang terdiri dari Kepala Madrasah/Wakil Kurikulum dan Operator Madrasah Swasta se-Kabupaten Siak bertempat di Aula TK Pemda Siak. Kegiatan Sosialiasi ARD ini dibuka langsung oleh Kepala Kankemenag Siak yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Drs. H. Nursya.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara Sosialisasi ARD beliau memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap kompenen yang terlibat hingga terlaksana kegiatan ini, penggunaan Aplikasi Raport Digital (ARD) bagi seluruh madrasah seluruh Indonesia merupakan keharusan bagi seluruh Madrasah. “Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Pendis Kemenag R.I Nomor 1594 Tahun 2018 tentang Penggunaan Aplikasi Raport Digital (ARD) mulai Tahun Pelajaran 2018/2019,” ujarnya.

Nursya berharap sepulangnya dari kegiatan sosialisasi ini, operator harus mengajarkan dan menerapkan cara penggunaan aplikasi tersebut kepada seluruh wali kelas di madrasah masing-masing, baik teknis maupun non teknis. Untuk mempermudah pengoprasian ARD, diharapkan seluruh guru untuk meningkatkan penguasaan IT, baik sebagai guru mata pelajaran maupun tugas tambahan wali kelas, karena dengan adanya ARD guru dituntut untuk terampil dalam pengoperasian laptop dan internet serta meningkatkan kualitas/mutu penilaian yang dilakukan oleh guru. (Hd)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya