Hasil Akhir Dialog Kakankemenag dengan Siswa MAN 1 Kuansing

Ditulis Oleh riaukuansing Kamis, 23 Mei 2019, 14:12

Kuansing (Inmas), Selama lebih kurang 3 jam, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Jisman, MA mendengarkan dan menjawab pertanyaan dari siswa-siswi MAN 1 Kuansing yang diundangnya di aula kantor pada Kamis pagi (23/05/2019).

Pertemuan tersebut diadakan dalam rangka untuk menjawab dan mengklarifikasi berita-berita maupun rumor yang beredar diluar sana, tentang rotasi jabatan Kepala Madrasah yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Para siswa meminta penjelasan kepada Kemenag mengapa sampai terjadi pemindahan Kepala Madrasah, mereka merasa keberatan dengan digantinya Kepala Madrasah lama dengan Kepala Madrasah yang baru.

Saat tiba giliran Kakankemenag menjelaskan, ia menyampaikan dasar hukum pemerintah yang dibuat untuk mengatur regulasi jabatan Kepala Madrasah. "Kepala Madrasah bisa menjabat selama 4 tahun, dan bisa diperpanjang selama 2 periode, atau paling lama 8 tahun. Setelah periode tersebut tercapai, maka harus ada penyegaran, jalannya adalah dengan melakukan rotasi atau mutasi," ujarnya.

Ketika ada siswa yang mempersoalkan tentang Kepala Madrasah yang baru, Kakankemenag menjawab dengan menjabarkan apa saja kompetensi dan prestasi yang telah dibuat oleh Kepala yang baru, sehingga ia dipandang layak untuk jabatan tersebut. "Jangan langsung menghakimi seseorang berdasarkan pandangan atau pendapat orang lain diluar sana, karena semua belum tentu benar. Tapi berikanlah waktu kepada seseorang untuk berbuat dan bekerja, setelah itu barulah kita bisa melihat prestasinya," tukas Kakankemenag.

Setelah Kakankemenag memberikan penjelasan dan pemahaman kepada para siswa, akhirnya terjadilah kesepakatan diantara kedua pihak. Kakankemenag meminta 2 orang perwakilan siswa untuk menandatangi pernyataan, bahwa mereka akan menerima dan memberi kesempatan kepada Kepala Madrasah yang baru untuk memimpin dan melaksanakan tugasnya, dan bila nanti dalam perjalanan tidak sesuai dengan harapan, maka bisa dilakukan evaluasi kembali. (n/r)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya