Atas nama kemanusian, Selama 4 hari MAN 1 Rohil kumpulkan Rp. 10.520.000

Ditulis Oleh riaurohil Senin, 08 Oktober 2018, 12:57

Hj. Rahmawati serahkan dana bantuan korban gempa, Tsunami Palu, Donggala, Sulteng

Rokan Hilir (inmas)- Aksi kemanusiaan dilakukan oleh siswa-siswi MAN 1 Kab. Rokan Hilir. Mereka turun ke jalan untuk melakukan penggalangan dana guna membantu korban bencana alam, gempa dan Tsunami di Palu, Donggala, Sulawesi Tengah.

Dalam aksi kemanusiaan yang dilakukan selama empat hari dari tanggal 3 – 6 Oktober 2018 tersebut, dilakukan oleh OSIS dan dikoordinir oleh Pembimbing Kerohanian Islam (Rohis) Fatmawati, S.Pd. Mereka melakukan penggalangan dana dengan menyebar ke titik titik keramaian yang ada di kota Bagansiapiapi.

Aksi kemanusiaan tersebut diwujudkan dengan menyodorkan kotak infak/sedekah kepada pengguna jalan dimana siswa siswi itu bertugas.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan warga sekitar atas pentingnya kepedulian membantu saudara kita yang menjadi korban bencana di Palu, Donggala, Sulteng,” kata Fatmawati saat mendampingi siswa.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Rohil, Dra. Hj. Rahmawati, M.Pd.I, juga ikut serta turun ke jalan mengontrol dan memberikan contoh semangat untuk siswa-siswinya dan warga sekitar.

“Bahwa mendidik siswa-siswi tidak hanya di dalam kelas, hal seperti ini juga salah satu bentuk kemanusiaan kita terhadap saudara kita di Palu, Donggala, Sulawesi Tengah, ” ungkapnya.

Hanya selama empat hari, siswa siswa yang melakukan pebggalangan dana, sudah terkumpul Rp. 10.520.000,-. Hal ini diketahui saat penyerahan dana di Kantor Kemenag Rohil kepada tim Kantor Kemenag Rohil yang diwakili sadara Nasuha dan disaksikan oleh Pembimbing Rohis, Fatmawati, S.Pd dan Kepala Subbag TU Kantor Kemenag Rohil, Drs. H. Sakolan, M.Ag.

Usai penyerahan Kepala MAN 1 Rohil, Hj. Rahmawati menceritakan kesemangatan para siswa dalam menjalankan program ini.

“Kami melaksanakan penggalangan dana ini selama 4 hari, setiap hari sasarannya 4 titik keramaian di Kota Bagansiapiapi, setiap titik dijalankan 4 orang siswa dan setiap hari bergantian, jadi setiap hari kami menugaskan tidak kurang dari 16 siswa,” ungkapnya.

“Alhamdulillah, hasil penggalangan bantuan gempa kali ini, 10 Juta lebih lebih besar dibanding saat penggalangan bantuan korban gempa Lombok yang hanya mendapatkan 3 Juta lebih,” pungkasnya. (Nsh)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya