H. Sakolan, MA ajak jamaah Dhuhur Masjid Khairunnaas, "isi Ramadlan dengan ibadah dan amal shalih"

Ditulis Oleh riaurohil Senin, 28 Mei 2018, 09:23

Rokan Hilir (inmas) – Sudah menjadi rutinitas di bulan suci Ramadhan, Masjid Khairunnaas yang berada di Komplek Perkantoran Batu Enam Bagansiapiapi menggelar pengajian/ ceramah agama yang diisi para ustadz disekitar kota Bagansiapiapi.

Masjid Khairunnaas juga dikenal masyarakat sebagai Masjid Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kab. Rokan Hilir. Masjid ini selalu penuh dengan jamaah terutama pada waktu sholat dhuhur. Dan setelah shalat Dhuhur dilaksanakan pengajian/ ceramah agama dengan jadwal yang sudah tersusun.

Ustadz-ustadz yang diterjunkan untuk syiar Ramadhan bàda Dhuhur di Masjid Khoirunnaas adalah Taubat Nasuha, S.Pd.I, Romizal, M.Pd.I, H. Sakolan MA, Mustaqim, S.Ag, Jefrizal, SHI, Zakifri, SHI dan H. Firman Edi, S.Ag.

Shalat Jama'ah Dhuhur hari Selasa (22/5) kemarin diimami oleh Ustadz Safarudin, S.Pd.I dan ceramah agama oleh Kasubag TU Keankemenag Rohil H. Sakolan, MA. Inti caramahnya tentang keutamaan puasa Ramadhan.

H. Sakolan dalam ceramahnya mengangkat tema Surat Al Baqarah ayat 183 yang artinya  "Hai orang orang yang beriman, diwajibkan atas kamu puasa, sebagaimana diwajibkan atas orang orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa". 

"Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, penuh rahmat dan maghfirah. Orang yang dipanggil hanyalah orang orang yang beriman. Jika Allah SWT memanggil kita berarti kita ini termasuk orang yang beruntung," papar H. Sakolan.

Beliau mengajak, agar sebagai muslim tidak meragukan panggilan Allah tentang puasa ini karena Allah juga telah memanggil orang orang/umat terdahulu sebelum kita umat Muhammad, SAW dengan tujuan agar kita mencapai derajat taqwa.

"Ramadhan adalah bulan maghfirah, begitu besar Allah menurunkan Rahmat dan ampunannya , maka merugilah bagi mereka yang tidak memperoleh ampunan Allah dibulan ini. Jika kita berpuasa dengan mengikuti syarat, rukun sah nya puasa, Insya Allah doa kita akan diijabah Allah SWT," jelasnya.

H. Sakolan melanjutkan, dalam sebuah hadits dikatakan  berapa banyak orang yang berpuasa tetapi yang didapatkannya hanya lapar dan haus saja. Mengapa demikian, karena dia berpuasa hanya sekedar menahan lapar dan haus saja. Dia tidak mempuasakan hatinya, pikiran dan lisannya.

Kasubbag TU mengajak kepada kepada jamaah shalat Dhuhur agar mengisi bulan Ramadhan  dengan melaksanakan Ibadah dan Amal Saleh.

"Mari bersama-sama memanfaatkan moment suci ini dengan memperbanyak amalan ibadah dan memohon ampunanNya, karena bulan ini adalah bulan yang penuh berkah, Rahmat dan Maghfirah," pungkasnya. (Nsh)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya