Umat Hindu adakan Dharma Santi di Pura Agung Jagatnatha

Ditulis Oleh belen Senin, 16 April 2018, 12:16

Riau (Inmas) Setelah melaksanakan  hari suci Nyepi, umat Hindu melaksanaan kegiatan dharma santi tepatnya di Gedung Serbaguna, Pura Agung Jagatnatha, Jln. Rawa Mulia No.3. Simp. Tiga – Pekanbaru ( Sabtu, 14 April 2018)

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, diwakili Kepala Sub. Bagian Inmas, Dedi Sahrul, S.Kom. M.Si, Pembimbing Masyarakat Hindu, Nengah Sujati, S.Ag, Wakil Rektor I Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar, Prof DR. Made Suarde M.Ag, Ketua PHDI Prov Riau, I Ketut Dika, S.Ag, SH, WHDI Prov Riau dan para undangan.

Acara yang mengangkat Tema “Melalui Catur Brata Penyepian kita tingkatkan soliditas sebagai perekat keberagaman dalam menjaga NKRI” diawali dengan Tari Sekar Jagad Oleh Siswi Pasraman Pura Agung Jagatnatha.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, melalui Kasubag Inmas, Dedi Sahrul, S.Kom, M.Si menyampaikan sangat mengapresiasi acara Dharma Santi dikarenakan mampu menciptakan kerukunan antar umat beragama. Beliau berharap semoga dengan kegiatan ini akan terjalin kerukunan umat beragama.

Sementara itu Pembimbing Masyarakat Hindu, Nengah Sujati, S.Ag menyampaikan acara Dharma Santi merupakan rangkaian akhir dari perayan  nyepi yang dilakukan dengan saling bermaaf-maafan. Nengah berharap melalui acara ini umat Hindu khususnya diprovinsi Riau semakin solid dalam menciptakan kerukunan antar sesama.

Sementara itu Ketua PHDI Prov. Riau, I Ketut Dika menyampaikan Dharma santi merupakan silaturamhmi antara umat di Provinsi Riau agar pada tahun Caka 1940 kehidupan kita lebih baik sehingga kita mampu menciptakan Umat hindu yang lebih baik menyongsong Pembangunan Riau 2018.

Hal senada Juga disampaikan oleh Prof DR. Made Suarde M.Ag selaku Pendarma wacana,  Dharma Santi merupakan suatu rangkaian dari perayaan Nyepi Umat Hindu, nyepi sebagai perayaan untuk introspeksi diri agar apa yang telah dilaksanakan selama satu tahun ini bisa kembali menjadi harmonis. Perayaan Nyepi diawali dari beberapa rangkaian diawali dari melasti yang diadakan di Sumber mata air,Taur kesanga. Nyepi dan Dharma Santi. Berasal dari dua kata yaitu Dharma dan Santhi yang berarti berbuat baik kepada sesama, kepada alam dan ingat kepada Tuhan.yang diimplementasikan dalam bentuk simekrame.(belen/Eka/Satria)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya