Pentingnya Sarpras dalam Pendidikan, Kemenag Riau Tinjau Kesiapan Rehab Aula MAN 2

Ditulis Oleh imuss Rabu, 11 April 2018, 12:28

Riau (Inmas)- Salah satu aspek yang seharusnya mendapat perhatian utama oleh setiap pengelola pendidikan adalah sarana dan prasarana pendidikan. Sarana dan prasarana pendidikan umumnya mencakup semua fasilitas yang secara langsung dipergunakan dan menunjang proses pendidikan, seperti gedung, ruangan belajar, media pendidikan, aula, halaman dan lainnya.

Kabag TU Kanwil Kemenag Riau, Drs H MAhyudin MA, didampingi Kasubag Perencanaan dan Keuangan H Muliardi M Pd, dan Kepala MAN 2 Pekanbaru Norerlinda M Pd, Rabu (11/4/2018) usai meninjau rehab MAN 2 Pekanbaru mengatakan, semakin bertambah siswa maka segala sarana dan prasarana madrasahpun harus meningkat.

“Semakin bertambah siswa, selain penambahan ruang belajar juga peningkatan sarana dan prasarana, seperti ruang pertemuan dan lainnya. Untuk itu rehab Aula MAN 2 Pekanbaru yang kondisinya sudah tidak memungkinkan merupakan hal yang mendesak. Dan tadi kita sudah saksikan dengan cara merenovasi sehingga nyaman digunakan,” ungkapnya dan berharap agar Aula MAN 2 Pekanbaru dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegaitan pendidikan.

Kasubag Perencanaan dan Keuangan H Muliardi M Pd mengatakan, untuk pembangunan sarana dan prasaranan pendidikan di Riau pada tahun 2018 sebesar Rp250 M, termasuk didalamnya belanja pagawai.

“Sarpras Pendis tahun ini Rp250 M, termasuk didalamnya belanja pegawai. Karena anggaran semakin minim, untuk itu sapras benar- benar diprioritaskan untuk sarana penunjung yang mendesak. Madrasah merupakan icon dari Kementerian Agama, untuk itu perhatian harus diberikan kepada Madrasah selain pemenuhan sarana penunjang lainnya, seperti aula, pagar dan lainnya. Yang lebih substantif adalah pengadaan alat- alat UNBK seperti Komputer atau laptop,” jelasnya.

Kepala MAN 2 Pekanbaru Norerlinda M Pd mengambahkan, untuk rehab aula MAN 2 Pekanbaru menelan anggaran  sekiar  Rp320 juta dari DIPA dan dana Komite 2018.

“Alhamdulillah pada tahun ini kita mendapatkan bantuan rehab Aula MAN 2 Pekanbaru, karena memang aula ini selama berdiri belum pernah direhab. Anggaran DIPA sekitar Rp215 juta ditambah dana komite sekiar Rp70 juta.  Aula ini kita setting untuk kapasitas 500 orang dan digunakan berbagai kegiatan, termasuk kegiatan siswa intrakulikuler dan ekstrakuler,” jelasnya. (mus/faj)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya