Kakanwil : Hampir 100 Persen Madrasah di Riau Selenggarakan UN Berbasis Komputer

Ditulis Oleh vera Rabu, 11 April 2018, 12:00

Riau (Inmas) – Ujian Nasional berbasis komputer sudah berlangsung sejak dua hari yang lalu, untuk tingkat SLTA. Sejumlah Madrasah di Riau menyelenggarakan Ujian nasional secara  serentak kendati belum semuanya melaksanakan UNBK. Peralihan Ujian Nasional manual ke sistem kompterisasi ini merupakan bukti dan komitmen pemerintah dalam memajukan pendidikan yang ada di Indonesia.

Tak terkecuali madarasah yang dinaungi lembaga Kemenag. Pada hari ketiga ini Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA didampingi Kabag TU Drs H Mahyudin MA, Plh Kemenag Kota Pekanbaru Dr H Nasaruddin MPd MSi, kasubbag Perencana Keuangan Mulliardi MPd, Kasubbag Inmas Dedi Sahrul  S Kom MSi, beserta tim Inmas melakukan peninjauan langsung ke lokasi ujian di MAN 2 Pekanbaru, Rabu (11/04).

Kakanwil menuturkan madrasah yang menyelenggarakan UNKP hanya tinggal 20 persen saja, selebihnya sebnyak 80 persen sudah menggunakan sistem komputerisasi. “Berdasarkan informasi dari pihak panitia dan tinjauan langsung saya pada hari ketiga ujian di MAN 2, alhamdulillah  UNBK berjalan lancar dan tertib, semua siswa hadir dan bisa mengikuti ujian dan tidak ada yang sakit”, ucapnya. Ditambahkannya sistem pengawasan silang yang dilakukan hari ini merupakan cara yang tepat untuk mengukur keberhasilan siswa.

Menurutnya  madrasah di Riau tahun depan dipastikan harus sudah 100 persen UNBK." Jadi butuh komitmen kuat untuk hal ini, sehingga anak anak akan lebih akrab dengan IT di era teknologi dan informasi sekarang ini, artinya tidak hanya belajar menggunakan IT tapi juga ujian juga harus demikian", tuturnya.

Sementara itu Dra Norerlinda MPd mengungkapkan pelaksanaan UNBK adalah yang ke tiga kali di Man 2 Pekanbaru. “Alhamdulillah Selama ujian berlangsung ia mengaku tidak menemukan kendala yang signifkan, dimana jumlah peserta untuk tahun meningkat ketimbang tahun sebelumnya sebanyak 316 orang, ruang yang disediakan ada 3 kelas", terangnya. Semoga siswa bisa lulus seratus persen dengan nilai lebih baik dari tahun sebelumnya, mengingat persiapan yang dilakukan secara intensif sebelum ujian ini, baik itu melalui TO yang tidak hanya dipersiapkan untuk UN namun juga TOuntuk memasuki perguruan tinggi nantinya, sebut Norerlinda.(vera/mus/faj)

 

 

 

 

 

 

 

 

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya