LPTQ Riau Gelar Rakerda dan Launching Qur’an Center

Ditulis Oleh imuss Senin, 12 Februari 2018, 09:52

Riau (Inmas)- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Riau Gelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus melaunching Qur’an Center Provinsi Riau, Ahad (11/2/2018) di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekdaprov Riau, H Ahmad Hijazi M SI, Ketua LPTQ Nasional Prof Dr Said Agil Al Munawwar, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, Asisten I yang juga merupakan Ketua Umum LPTQ Riau, H Ahmad Syah Harrofie, Kabag Kesra Provinsi Riau Rudi Hartono, Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos M SI, Ketua Harian LPTQ Riau Dr H Ayari Nur SH MM, dan seluruh peserta Rakerda LPTQ 2018.

Gubri yang diwakili oleh Sekdaprov Riau, H Ahmad Hijazi M SI usai membuka Rakerda dan melaunching Qur’an Center Provinsi Riau mengatakan, melalui LPTQ Provinsi Riau diharapan akan lahir program yang berorentasi pada cinta Alqur’an, membangun sarana dan prasana pengembangan Alqur’an dan tersedianya gedung yang representatif untuk LPTQ dan Qur’an Center.

“Ada 3 hal yang kita harapkan melaui LPTQ, pertama melalui LPTQ tersusun program-program kegiatan yang berorientasi kepada peningkatan cinta Alquran bagi seluruh masyarakat Riau dan ini sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah Provinsi Riau, sebagaimana Visi Riau 2020 mengamanatkan agar Riau menjadi pusat perekonomian kebudayaan dalam lingkungan masyarakat yang agamis. Tema masyarakat agamis itu salah satu yang kita rumuskan dalam misi bagaimana mengembangkan Alquran, ini yang menjadi konsen kita,” ungkapnya.

Kedua, LPTQ bisa merumuskan program-program kegiatan yang berorientasi kepada peningkatan kualitas tilawah Alquran dan meningkatkan jumlah hafiz-hafizah di Riau termasuk pemahaman peningkatan peningkatan ilmu alquran seperti tafsir dan sebagainya Sehingga betul-betul menjadi sebuah program yang berorientasi kepada peningkatan pemahaman kualitas Alquran. Ketiga membangun sarana prasarana pembinaan dan pengembangan Alquran.

“Malam ini kita melakukan launching alquran center yang sekarang ini fasilitasinya menggunakan APBD melalui dana hibah kepada LPTQ dan diharapkan kedepan kita bisa membangun sebuah gedung LPTQ atau pun quran center yang persentatif yang bisa dijadikan sebagai pusat kegiatan pengembangan Alquran di Provinsi Riau,” harapnya.

Ketua LPTQ Nasional Prof Dr Said Agil Al Munawwar selaku narasumber dan pembina pada Qur’an Center mengatakan, Qur’an Center merupakan pusat kajian baik didalam tilawahnya, tahfiznya, maupun dalam pemahamannya.

“Kita harapkan ini nanti kedepan mungkin ada sekolahnya dari tingkat kanak-kanak bila perlu SD, SMP, SMA dan bahkan sampai perguruan tinggi yang mengkhususkan untuk ulumul quran karena tanpa itu kelihatannya kita belum bisa membuat satu program yang bisa menjaga kualitas yang pernah kita raih, prestasi yang dulu pernah kita dapatkan. Makin tahun kalau tanpa pembinaan kita tidak bisa bersaing dengan daerah lain. Apalagi, Provinsi Riau dulunya merupakan Provinsi yang selalu berprestasi tinggi dalam bidang Alqur’an,” ungkapnya.

Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, mengharapkan, melaui Rakerda LPTQ yang akan berlansung tiga hari tersebut akan evaluasi sekaligus menetapan program kerja untuk masa yang akan datang agar prestasi Riau dalam seni Alqur’an dapat kembali gemilang.

“Saya berharap rapat kerja ini betul-betul dimanfaatkan pertama untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja ataupun evaluasi LPTQ selama ini seperti yang saya sebutkan tadi bahwa Riau ini selalu berada pada papan atas 10 besar, paling jauh kita berada pada urutan ke 9 nasional. Tapi pada tahun lalu kita terlempar kepada papan bawah bukan pada papan menengah, tak punya prestasi sama sekali,” ungkapnya prihatin dan berharap hal tersebut benar- benar menjadi prioritas dalam evaluasi.

Selain itu, kata Ahmad Supardi, dalam Rakerda perlu dirumuskan apa yang harus dilakukan kedepan, mempersiapkan qori-qoriah yang handal dengan SDM yang memadai. “Salah satu upaya yang dapat kita lakukan adalah melakukan pembinaan dan pelatihan dan malam ini kita launching quran center, saya kira ini adalah upaya-upaya yang bisa kita lakukan kedepan untuk meraih kejayaan MTQ ataupun LPTQ pada tingkat nasional pada masa-masa yang akan datang,”  harapnya.

Sementara itu, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau HM Saman S Sos M SI, menyampaikan, peserta Rapat Kerja Daerah LPTQ Provinsi Riau tahun 2018 sebanyak 68 orang terdiri dari unsur pemerintah Daerah Kabupaten Kota, Kepala Kantor dan Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten/ Kota, Ketua dan Sekretaris LPTQ se Riau dan Peserta Qur’an Center.

“Malam ini merupakan launching quran center, calon kafilah Provinsi Riau pada MTQ di Sumatera Utara tingkat Nasional. Mudah-mudahan adanya quran center ini program kerja LPTQ berjalan sesuai dengan tema “Dengan Rakerda LPTQ, Kita Rajut Kebersamaan dalam Meningkatkan Mutu Pembangunan Keagamaan dan Insan Qur’ani di Provinsi Riau,” ungkapnya dan menjelaskan bahwa ada beberapa pokok pembahasan dalam Rakerda, pertama program kerja LPTQ kabupaten kota, kedua menyusun SOP untuk pelaksanaan MTQ, STQ Kabupaten/ Kota, dan ketiga kemudian penetapan tuan rumah untuk MTQ, STQ Tahun 2018. (mus/faj)
kembali ke daftar berita

Berita Lainnya