Kasi Penmad Kemenag Rohil lakukan perbincangan seputar implementasi PMA 58 tahun 2017 bersama kepala-kepala madrasah

Ditulis Oleh riaurohil Sabtu, 10 Februari 2018, 08:23

Perbincangan Kasi Penmad bersama Kepala2 madrasah

Rokan Hilir (inmas) – Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kab. Rokan Hilir Drs. H. Naini, M.Pd.I mengajak beberapa PNS yang menjadi kepala madrasah di madrasah yang dikelola masyarakat/ swasta membicarakan implementasi Peraturan Menteri Agama nomor 58 Tahun 2017 di ruang kerjanya, Jumat, 9 Februari 2018 kemarin.

Terlihat dalam perbincangan itu Kepala MTs. Hubbul Wathan Rimba Melintang Sa’dun, S.Ag, Kepala MI. Hubbul Wathan Ibu Renu, Kepala Mts. Nurul Bilad Teluk Pulau Hulu Tanun Aladin, S.Ag, Rusman, S.Ag Kepala MA. Usmaniyah Bagan Batu, dan masih ada masih ada 5 Kepala madrasah swasta lainnya.

Dalam perbincangan tersebut, Kasi Penmad menjelaskan bahwa Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 58 Tahun 2017 tentang Kepala Madrasah ditetapkan sebagai pengganti peraturan sebelumnya yakni PMA Nomor 29 Tahun 2014. Dalam peraturan tentang kepala madrasah yang terbaru ini tentunya terdapat beberapa penambahan poin dan perubahan-perubahan atas peraturan sebelumnya. Penambahan dan perubahan tersebut didasarkan pada regulasi-regulasi yang berlaku maupun kondisi madrasah terkini.

H. Naini melanjutkan, Madrasah adalah satuan pendidikan formal pada kementerian agama yang menyelenggarakan pendidikan umum dengan bercirikhaskan agama islam. Dan kepala madrasah melaksakan tugas sebagai manajerial, mengembangkan kewirausahaan, melakukan supervisi terhadap guru dan tenaga kependidikan karena guru harus menjadi pendidik yang profesional yang bertugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada madrasah.

Selain itu kepala madrasah juga harus melaksanakan tugas pembelajaran atau pembimbingan untuk memenuhi kebutuhan guru madrasah, menyusun rencana kerja madrasah (RKM), menyusun rencana kerja tahunan madrasah (RKTM), mengembangkan kurikulum, menetapkan pembagian tugas guru dan tenaga kependidikan, melakukan penilaian kinerja guru dan tenaga kependidikan.

Dalam PMA No 58 tahun 2017 ini mengatur hal-hal yang berkaitan dengan kepala madrasah seperti: ketentuan umum; tugas, fungsi dan tanggung jawab, tata cara pengangkatan kepala madrasah, hak dan beban kerja, penilaian kinerja, dan pengembangan profesi berkelanjutan.

“poin-poin diatas dirinci tentang teknis pelaksanaan dan penerapannya dalam PMA tersebut dan jelasnya Kepala Madrasah sekarang tugasnya cukup menjadi seorang majer, tidak ada lagi jam mengajar”, jelasnya.

Saat mengakhiri perbincangan itu, Kasi Penmad menyimpulkan 5 garis besar yang ada pada PMA Nomor 58 tahun 2017 meliputi Tugas, Fungsi dan Tanggung Jawab, Tatacara Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Madrasah, Pengembangan Profesi Berkelanjutan (PKB), Hak dan Beban Kerja dan Penilaian Kinerja. (Nsh)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya