Semarak HAB Ke-72 : Kakan Kemenag Kampar Ajak Pegawai Untuk Menyantuni Anak Yatim

Ditulis Oleh riaukampar Jum'at, 12 Januari 2018, 11:57

Kampar (Inmas) – Dalam rangka menyemarakkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-72 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg mengajak seluruh Pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar untuk bisa menyisihkan rezkinya dalam memberikan bantuan kepada anak yatim atau anak yang kurang mampu. Ajakan ini disampaikannya pada acara anjangsana di Panti Putra Muhammadiyah Kuok, hari kamis (12/01/2018).

Alfian mengatakan, ayah dan ibu mereka ini adalah kita-kita semua yang ada disini khususnya dan kaum muslimin dan muslimat umumnya. Untuk itu, sisihkanlah gaji atau rezki yang kita dapat untuk memberikan bantuan kapada anak-anak yatim, yatim piatu maupun anak-anak yang kurang mampu.

Ingatlah, banyak keutamaan-keutamaan dalam menyantuni anak yatim ini. setidaknya ada tiga keutamaan besar dalam menyantuni anak yatim ini, seperti yang dijelaskan pada hadis-hadis Rasulullah SAW: yang pertama akan Dekat dengan Rasulullah di surga, sedekat jari telunjuk dengan jari tengah. 

Sebagaimana Rasulullah Saw bersabda: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya” (HR. Bukhari, Shahih Bukhari, Sahl bin Sa’ad As-Sa’idiy: 5304)

Yang kedua Melunakkan hati manusia yang keras. Orang-orang yang menanggung anak yatim dan mengasihinya, maka Allah akan melembutkan hatinya dan mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Sebab orang yang mengasihi anak yatim, maka ia akan menjadi figur orang tua bagi mereka. Kasih sayang yang diberikan kepada anak yatim akan melembutkan hatinya. Kekerasan hati manusia bisa berasal dari akhlak yang buruk, seperti dengki, dusta, kikir dan sebagainya.

Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” (HR. Al-Baniy, Shahi Al-Jami’, Abu Darda: 80)

Kemudian yang ketiga, Kebutuhan hidup terpenuhi.“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” (HR. Al-Baniy, Shahih At Targhib, Malik Ibnu Harits: 1895)

Jika kita mempunyai kesempatan menyantuni anak yatim, jangan pernah sia-siakan. Tidak hanya jaminan surga di akhirat, Allah SWT pun menjanjikan kepada orang yang menyantuni anak yatim akan terpenuhi semua kebutuhan hidupnya. Menyantuni anak yatim seperti berinfak di jalan Allah, maka Allah akan melipatgandakan harta hamba-Nya, tutup Alfian. (Ags/Usm)


kembali ke daftar berita

Berita Lainnya