Kepala KUA Kec. Dumai Timur Beri Penasehatan Catin

Ditulis Oleh riaudumai Selasa, 29 Agustus 2017, 14:01

Dumai (Inmas) – Pernikahan itu menyatukan dua makhluk Allah yang berbeda. Laki-laki sangat didominasi oleh logika. Sementara wanita, lebih mengemuka perasaannya. Belum lagi latar belakang keluarga, pendidikan, lingkungan, dan lain sebagainya. Jadi jarang atau mustahil, dalam pernikahan itu langsung cocok, persis, selalu saja ada kurangnya.

Sebanyak 13 pasang calon pengantin (catin) di wilayah Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai yang akan nikah pada bulan September ini mendapatkan penasehatan langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Dumai Timur H.As’ad,S.Ag yang berlangsung di ruang balai nikah KUA Kecamatan Dumai Timur, Selasa (29/08) pukul 09.30 WIB, ketika diinformasikan Staf KUA Kecamatan Dumai Timur Dayusmin Wiratama Putra kepada Humas Kemenag Dumai. Kegiatan ini sengaja dilaksanakan hari ini, kerena pada hari selasa, jarang yang menikah di Kantor, ungkap pria yang kerap disapa wira ini.

Kepala KUA Kecamatan Dumai Timur H.As’ad,S.Ag mengatakan kepada humas Kemenag Dumai melalui Whatsapp, penasehatan catin pra nikah bertujuan untuk memberikan nasehat dalam menghadapi masa pernikahan dan masa menjalani kehidupan rumah tangga. Adapun materi yang disampaikan tentang pengetahuan disekitar Pernikahan, baik Fiqih Munakahat maupun Undang-undang No.1 tahun 1974 tentang Perkawinan, hal-hal yang perlu diketahui dan dilaksanakan pada waktu Akad Nikah/Ijab Qobul, hal-hal yang perlu diketahui dan dilaksanakan setelah Akad Nikah, dan pola pembinaan dalam mencapai Keluarga Sakinah.

Beliau menjelaskan tugas suami itu mengayomi istri. Buat istri nyaman dengan kehadiran kita. Suami itu imam di rumah. Makanya dia yang paling tahu kemana arah rumah tangganya dibawa. Suami bersama istri harus bisa merumuskan visi keluarganya dibawa kemana. Tentu, semua merujuk kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Suami itu mempunyai kewajiban memberi nafkah lahir batin terhadap keluarga. Sehingga suami, sebagai tulang punggung keluarga, harus mencari rezeki yang halal buat keluarga. Istri, sebagai manajer yang mengelola keuangan keluarga. Bukan soal banyak atau sedikit, namun yang lebih utama adalah berkahnya. Sebab dengan keberkahan, kebutuhan keluarga akan tercukupi.

“Dalam membangun rumah tangga, tidak selalu berjalan mulus. Selalu ada saja masalah. Kadang itu hanya sepele. Tetapi jangan digampangkan. Sekecil apapun masalah, harus diselesaikan dengan baik, jika tidak, bisa jadi akan membesar. Karena setan, akan ikut bermain disitu. Dan senantiasa mengembus-embuskan fitnah, untuk membuat kacau. Bicarakan berdua, dengan tenang. Cari waktu dan tempat, yang membuat nyaman,” ujar Mantan Kepala KUA Kecamatan Dumai Barat ini.

“Dengan penasehatan catin ini, mudah-mudahan dapat mewujudkan sebuah keluarga yang sakinah, mawaddah, Wa Rahmah,” harap H.As’ad.(jaka)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya