Wisuda Akbar, Bukti Keseriusan Pemerintah Berantas Buta Aksara Al Qur'an

Ditulis Oleh imuss Minggu, 30 Juli 2017, 21:07

Indragiri Hulun (Inmas)- Wisuda Akbar 5.803 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Wushto (MDTW) Angkatan VII se Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah untuk memberantas buta aksara al qur'an.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Ahmad Supardi MA, pada sambutannya diacara wisuda serentak santri MDTA dan MDTW angkatan VII se Kabupaten Inhu, Ahad (30/7/2017) di Halaman Kantor Bupati, Jalan Lintas Timur Pematang Reba.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Riau saya sangat mengapresiasi berbagai kegiatan yang telah dilakukan Bupati Inhu H Yopi Arianto dalam upaya memajukan pendidikan keagamaan di Kabupaten Inhu. Salah satunya pelaksanaan wisuda serentak santri MDTA dan MDTW ini," ungkap Ahmad Supardi yang hadir bersama Kakankemenag Inhu Abdul Kadir, Pejabat Eselon III Kanawil Kemenag Riau seperti Kabid Pakis Fairus MA dan Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos M SI dan beberapa pejabat Kemenag lainnya.

Ia menilai penyelenggaraan wisuda yang sudah dilaksanakan selama tujuh tahun terakhir ini merupakan bukti nyata keseriusan orang nomor satu di Kabupaten Inhu tersebut untuk berupaya memberantas buta aksara baca tulis Al Qur’an yang dimulai sejak dini. Untuk itu, ia menekankan agar kegiatan keagamaan seperti wisuda akbar MDTA dan MDTW di Inhu terus dilestarikan, sehingga jadi motivasi anak- anak untuk terus belajar agama sejak dini. (mus)


kembali ke daftar berita

Berita Lainnya