H. Agustiar sampaikan hikmah puasa saat siaran di Rohil TV dan Radio Diva Nusantara.

Ditulis Oleh riaurohil Minggu, 11 Juni 2017, 15:23

H. Agustiar saat menyampaikan hikmah puasa di acara nada dan dakwah Rohil TV dan Radio Diva Nusantara.

Rokan Hilir (inmas) - Program Nada dan Dakwah yang dirancang oleh Pemkab Rohil bekerja sama dengan Lembaga Dakwah Indonesia (LDI), Dewan Majelis Indonesia (DWI), dan beberapa pihak terkait Rokan Hilir resmi meluncurkan program Nada dan Dakwah yang sebelumnya telah dirancang oleh Pemkab Rohil. 

Peluncuran sendiri langsung dilaksanakan di mess Pemda Rohil dengan langsung melibatkan televisi swasta milik daerah dan juga radio milik daerah Diva Nusantara.


Dalam peluncuran yang dilaksanakan langsung oleh Sekda, Surya Arfan menyatakan bahwa kegiatan tersebut akan terus berlanjut hingga beberapa hari kedepannya menjelang datangnya lebaran dalam upaya mensyiarkan Islam di Rohil.


"Program ini akan berjalan terus untuk mensyiarkan Islam dan Ramadan selama beberapa hari kedepan untuk memperdalam agama dan perkenalkan dakwah," ujarnya


Program Nada dan Dakwah ini sendiri rencananya akan disiarkan secara langsung di televisi daerah Rohil serta radio swasta milik daerah selama berlangsungnya Ramadan dan diperkirakan akan berhenti beberapa hari menjelang datangnya lebaran.


Pada kesempatan ini nara sumber yang dihadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir H. Agustiar. Dalam taushiyahnya yang disampaikan kurang lebih 20 menit, Kakankemenag Rohil menyampaikan tentang hikmah puasa. H. Agustiar menjelaskan bahwa Hikmah berpuasa yang kita dapatkan ini tentunya berkaitan erat dengan amalan puasa yang kita jalani dan tentunya amalan pada puasa ramadhan bukanlah hanya menahan makan dan minum saja, melainkan juga menjalankan amalan ibadah Ramadhan lainnya, seperti bersedekah, Itikaf, Silaturahmi, Menghindari diri  dari yang haram, dan banyak lagi.


Maka dari itu, agar lebih termotivasi dalam menyempurnakan puasa tahun 2013 ini, kami sajikan untuk Anda 10 hikmah melaksanaka ibadah puasa Ramadhan yang dikutip dari berbagai sumber, selamat menyimak.

  1. Melatih Disiplin Waktu — Untuk menghasilkan puasa yang tetap fit dan kuat di siang hari, maka tubuh memerlukan istirahat yang cukup, hal ini membuat kita tidur lebih teratur demi lancarnya puasa. Bangun untuk makan sahur dipagi hari juga melatih kebiasaan untuk bangun lebih pagi untuk mendapatkan rejeki (makanan).
  2. Keseimbangan dalam Hidup — Pada hakikatnya kita adalah hamba Allah yang diperintahkan untuk beribadah. Namun sayang hanya karena hal duniawi seperti pekerjaan, hawa nafsu dan lain-lain kita sering melupakan kewajiban kita. Pada bulan puasa ini kita terlatih untuk kembali mengingat dan melaksanakan seluruh kewajiban tersebut dengan imbalan pahala yang dilipatgandakan.
  3. Mempererat Silaturahmi — Dalam Islam ada persaudaraan sesama muslim, akan tampak jelas jika berada dibulan Ramadhan, Orang memberikan tajil perbukaan puasa gratis. Sholat bersama di masjid, memberi ilmu islam dan banyak ilmu Islam di setiap ceramah dan diskusi keagamaan yang dilaksanakan di Masjid.
  4. Lebih Perduli Pada Sesama — Dalam Islam ada persaudaraan sesama muslim, akan tampak jelas jika berada dibulan Ramadhan, Orang memberikan tajil perbukaan puasa gratis. Sholat bersama di masjid, memberi ilmu islam dan banyak ilmu Islam di setiap ceramah dan diskusi keagamaan yang dilaksanakan di Masjid.
  5. Tahu Bahwa Ibadah Memiliki Tujuan — Tujuan puasa adalah melatih diri kita agar dapat menghindari dosa-dosa di hari yang lain di luar bulan Ramadhan. Kalau tujuan tercapai maka puasa berhasil. Tapi jika tujuannya gagal maka puasa tidak ada arti apa-apa. Jadi kita terbiasa berorientasi kepada tujuan dalam melakukan segala macam amal ibadah.
  6. Tiap Kegiatan Mulia Merupakan Ibadah — Setiap langkah kaki menuju masjid ibadah, menolong orang ibadah, berbuat adil pada manusia ibadah, tersenyum pada saudara ibadah, membuang duri di jalan ibadah, sampai tidurnya orang puasa ibadah, sehingga segala sesuatu dapat dijadikan ibadah. Sehingga kita terbiasa hidup dalam ibadah. Artinya semua dapat bernilai ibadah.
  7. Berhati-hati Dalam Berbuat — Puasa Ramadhan akan sempurna dan tidak sia-sia apabila selain menahan lapar dan haus juga kita menghindari keharaman mata, telinga, perkataan dan perbuatan. atihan ini menimbulkan kemajuan positif bagi kita jika diluar bulan Ramadhan kita juga dapat menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan dosa seperti bergunjing, berkata kotor, berbohong, memandang yang dapat menimbulkan dosa, dan lain sebagainya.
  8. Berlatih Lebih Tabah — Dalam Puasa di bulan Ramadhan kita dibiasakan menahan yang tidak baik dilakukan. Misalnya marah-marah, berburuk sangka, dan dianjurkan sifat Sabar atas segala perbuatan orang lain kepada kita. Misalkan ada orang yang menggunjingkan kita, atau mungkin meruncing pada Fitnah, tetapi kita tetap Sabar karena kita dalam keadaan Puasa.
  9. Melatih Hidup Sederhana — Ketika waktu berbuka puasa tiba, saat minum dan makan sedikit saja kita telah merasakan nikmatnya makanan yang sedikit tersebut, pikiran kita untuk makan banyak dan bermacam-macam sebetulnya hanya hawa nafsu saja.
  10. Melatih Untuk Bersyukur — Dengan memakan hanya ada saat berbuka, kita menjadi lebih mensykuri nikmat yang kita miliki saat tidak berpuasa. Sehingga kita dapat menjadi pribadi yang lebih mensyukuri nikmat Allah SWT.

"Demikianlah hikmah dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, semoga bermanfaat bagi kita umat muslim," H. Agustiar mengakhiri.


Acara dilanjutkan dengan dialog atau tanya jawab yang disampaikan oleh jamaah yang hadir. (Nsh)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya