Kemenag Inhu Terbitkan Qimat Zakat Fitrah 1438H

Ditulis Oleh novam Kamis, 08 Juni 2017, 09:37


Indragiri Hulu (Inmas) - Untuk keseragaman besaran pembayaran Zakat Fitrah dan Zakat Mal dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu (Kankemenag Kab. Inhu) telah menerbitkan Surat Edaran Nomor : B-462/Kk.04.1/7/BA.03.2/6/2017, Tentang Besaran Pembayaran Zakat Fitrah dan Zakat Mal.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu (Kakankemenag Kab.Inhu), Drs. H. Abd. Kadir, Selasa (6/6) menjelaskan bahwa besaran zakat fitrah yang wajib dibayarkan umat muslim sebesar 2,5 kilogram, atau dapat diuangkan sesuai harga beras yang dimakan sehari-hari.

 

Sebagai pedoman harga beras, tim dari Kantor Kementerian Agama Kab. Inhu telah memantau harga beras dipasaran di kota Rengat adalah sebagai berikut, Beras Solok/Anak Daro Rp.13.000 per kilogram, diuangkan menjadi Rp.32.500, Beras Belida/Naruto dan Sejenisnya Rp.11.000 per kilogram, diuangkan menjadi Rp.27.500, Beras Kampung Rp. 10.000 per kilogram, diuangkan menjadi Rp.25.000, dan Beras Bulog Rp.8.000 per kilogram, diuangkan menjadi Rp.20.000. "Zakat Fitrah bisa dibayarkan dalam bentuk beras dengan kualitas minimal sama dengan yang dimakan sehari-hari atau uang dengan besaran yang ditetapkan sesuai harga beras berlaku dipasaran", ujar beliau.

 

Dikatakan, beliau menghimbau agar seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di 14 Kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hulu, pengurus Masjid dan Musholla untuk dapat mensosialisasikan Besaran Zakat Fitrah ini dan memantau pelaksanaan pengumpulan dan pendistribusian di wilayah kerja masing-masing.

 

Beliau menambahkan, diharapkan kepada Kepala KUA Kecamatan se-Kab. Inhu, untuk dapat melaporkan secara tertulis hasil pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah di wilayah kerja masing-masing kepada Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu paling lambat pada tanggal 9 Syawal 1438 H atau bertepatan tanggal 3 Juli 2017, sehingga nantinya dapat di rekapitulasi untuk diteruskan ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, tutupnya. (Ari)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya