Subbag Hukum dan KUB Kanwil Kemenag Riau Monitoring Data KUB

Ditulis Oleh riaudumai Senin, 03 April 2017, 13:07

Plt.Kakan Kemenag Dumai H.Khaidir terlihat sedang berbincang dengan Staf Subbag Hukum dan KUB Kanwil Kemenag Riau H.Griven dan Hikmawati

Dumai (Inmas) – Staf Subbag Hukum dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H.Griven H.Putera,S.Ag.,M.Ag., dan Hikmawati,MA lakukan monitoring pembaharuan Data Kerukunan Umat Beragama (KUB) dan Aliran Keagamaan/Kepercayaan tahun 2017 ke Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, Senin (03/04) sekira pukul 11.00 WIB. Saat tiba di Kantor Kemenag Dumai, langsung disambut hangat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenag Kota Dumai Drs.H.Khaidir.

Dalam kesempatan tersebut, H.Griven mengatakan kepada humas, kegiatan ini dalam rangka monitoring pembaharuan data Kerukunan Umat Beragama (KUB) dan Aliran Keagamaan/Kepercayaan tahun 2017 serta memberikan kuesioner terkait pendataan tersebut.

Bapak yang mempunyai hobi menulis ini, menjelaskan, data kerukunan umat beragama (KUB) merupakan kumpulan angka yang mempunyai arti, nilai, dan menjelaskan sesuatu hal. Data sangat diperlukan untuk dasar perencanaan kegiatan, evaluasi program, target dan realisasi anggaran.

Lebih lanjut, H.Griven yang merupakan Pengembang KUB pada Subbag Hukum dan KUB Kanwil Kemenag Riau ini menambahkan, oleh karena itu, data setiap tahunnya harus diperbarui karena merupakan sumber informasi yang berkualitas, akurat, tepat waktu dan dapat dipercaya serta memberikan gambaran yang tepat dan menyeluruh tentang keadaan di lapangan.

Sementara itu, Plt.Kakan Kemenag Dumai Drs.H.Khaidir mengatakan kami di Kemenag Dumai ini sangat berkomitmen dalam rangka mendorong Kerukunan Umat Beragama, juga terlihat pada visi Kantor Kemenag Dumai yaitu terwujudnya masyarakat Kota Dumai yang agamis, berbudaya melayu dan toleran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam hal ini, juga tercermin dalam misi kita di Kemenag Dumai pada point kedua, yaitu meningkatkan pelayanan keagamaan, penghayatan, dan pengamalan ajaran agama dalam keluarga dan masyarakat serta menjaga kerukunan hidup umat beragama yang toleran, tutur H.Khaidir.(jaka)

kembali ke daftar berita

Berita Lainnya