2 Guru Madrasah Asal Riau Terpilih Mengikuti Anti Corruption Teacher Supercamp 2017

Ditulis Oleh imuss Senin, 18 Desember 2017, 14:08

Oleh: ARBAIN, S.Si.,M.Pd 

Arbain S. Si, M. Pd guru MTsS Darul Hikmah Pekanbaru terpilih untuk kategori Project Pembelajaran Antikorupsi  dan SADRIADI, S.Pd guru MAN Insan Cendikia Siak untuk kategori Cerita Pendek Remaja Antikorupsi yang mewakili madrasah asal provinsi Riau. Kegiatan teacher supercamp tahun 2017 diselenggarakan di puncak bogor dari tanggal 13 – 18 November 2017,  Seratus  guru madrasahyang terpilih di undang KPK untuk  menghadiri pembukaan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, selain itu hadir juga para kepala kantor kementerian agama provinsi di Indonesia. Turut hadir Kanwil Kementerian Agama provinsi Riau bapak Drs. H. Ahmad Supardi Hs, MA sebagai bukti  dukungan dalam penyelengaran kegiatan tersebut dan memotivasi peserta untuk lebih serius mengikuti acara teacher supercamp 2017 tersebut.

Menurut Suyitno, kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerjasama Direktorat GTK dengan KPK dalam implementasi Penguatan Pendidikan Karakter bagi guru madrasah. "Penanaman karakter anti korupsi perlu ditanamkan sejak dini. Guru memiliki peran strategis dalam penanaman nilai-nilai karakter anti korupsi pada siswa madrasah," ungkap Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang. "Karakter anti korupsi,  integritas, dan kejujuran harus diajarkan sejak dini melalui instrumen pendidikan,  terlebih lagi ini sejalan dengan ajaran Islam," tambahnya. Suyitno berharap, kegiatan ini akan meningkatkan peran aktif guru dalam mengedukasi nilai-nilai anti korupsi kepada siswa dan stakeholders madrasah.

“Acara ini menjadi momentum untuk membangun integritas guru-guru madrasah khususnya dalam  hal pemahaman pendidikan karakter anti korupsi,” terang  Sekjen Kemenag Nur Syam saat mewakili Menag Lukman Hakim Saifuddin sebagai keynote speech di Jakarta. Menurutnya,  penanaman karakter anti korupsi harus dibangun dari bawah. Jika tidak dibangun dari bawah, maka tidak akan efektif. “Oleh karena itu, lembaga pendidikan menjadi tempat terpenting dan strategis agar program pencegahan korupsi itu dimulai dari lembaga pendidikan,” ujarnya. Nur Syam menilai, kontribusi agama sangat besar dalam melawan korupsi. Seseorang yang mempunyai pemahaman dan penghayatan yang baik atas agamanya, dia cenderung untuk mencapai esensi agama. “Korupsi adalah perbuatan tercela, agama melarangnya. Dan orang dengan pemahaman agama yang baik cenderung menghindari korupsi,” ucapnya.

Para guru madrasah yang terpilih dari seluruh indonesia mendapatkan pendalam materi tentang bagaimana membuat suatu karya inovatif antikorupsi dalam pembelajaran, para guru juga mendapatkan materi tentang bagaimana pendidikan antikorupsi dalam perspektif agama islam, Tindak Pidana Korupsi dan delik korupsi di lingkungkan pendidikan, Guru kreatif dan inovatif, membangun semangat pemberantasan korupsi, inovasi model pembelajaran antikorupsi, kurikulum kehidupan dan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran antikorupsi serta pengenalan media edukasi antikorupsi.

Upaya pemberantasan  korupsi yang dilakukano oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) patut diapresiasikan salah satunya melalui langkah pencegahan, hal inilah yang dilakukan oleh KPK bekerjasama dengan Kementerian Agama menyelenggarakan Anti- Corupption Teacher Supercamp 2017 untuk guru madrasah inovatif antikorupsi. Salah satu aspek pencegahan dalam memerangi anti korupsi adalah Pendidikan Anti Korupsi (PAK). Oleh karena itu, untuk memerangi problematika korupsi di Indonesia tidak cukup dengan penegakan hukum semata, tetapi harus dihadapi dengan semangat anti korupsi. Semangat anti korupsi yang patut menjadi kajian adalah dengan menggunakan pendekatan kebudayaan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membudayakan semangat anti korupsi adalah melalui jalur pendidikan, yaitu Pendidikan Anti Korupsi (PAK). 

Guru merupakan elemen terpenting menanamkan nilai-nilai antikorupsi terhadap anak didik. Peserta didik di Madrasah dalam 10 tahun mendatang akan menjadi pejabat/pemimpin di negeri ini. Oleh sebab itu guru madrasah harus bisa berinovasi dalam pembelajaran dan menanamkan nilai-nilai anti korupsi. Inovasi pembelajaran menanamkan 9 nilai pendidikan anti korupsi yaitu: Jujur, Peduli, Mandiri, Disiplin, Tanggung Jawab, Kerja Keras, Sederhana, Berani, Adil.

Metode yang dapat diterapkan untuk mewujudkan pembelajaran mandiri yang terintegrasi nilai-nilai anti korupsi adalah menggunakan media pembelajaran kreatif, salah satunya dengan memanfaatkan media berupa cerpen, dongeng, permainan, film, drama, teater  yang diadakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi bekerjasama dengan Kementerian Agama? Nah jika belum inilah beritanya.

Teacher supercamp telah terselenggara selama tiga kali, pada tahun 2015 di laksanakan di Lembang dengan 25 orang guru terpilih, pada tahun 2016 KPK kemudian menambah kouta jumlah guru menjadi 50 orang guru dan pada tahun ini 2017 bertambah dua kali lipat dari tahun 2016 yakni berjumlah 100 orang yang diperuntukkan bagi guru-guru madrasah RA, MI, MTs dan  MA se-indonesia yang memiliki karya yang inovatif antikorupsi. 

Teacher supercamp atau disingkat TSC merupakan program yang digagas KPK untuk memilih guru-guru yang berkompeten di kategori naskah film/drama/teater, ketegori project pembelajaran antikorupsi, kategori permainan/board games anti korupsi dan kategori cerpen/dongeng/cerita bergambar. Dimana guru-guru madrasah se-Indonesia berkumpul menjadi satu kesatuan dalam mengembangkan karyanya yang inovatif dengan menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran di sekolah.

Para peserta Anti-Corruption Teacher Supercamp 2017 di karantina dan dibina untuk menjadi Duta Anti Korupsi dengan mentor dari beberapa Tenaga Ahli yang kompoten di bidangnya untuk menjadi guru pengerak integritas. KPK melalui deputi pencegahan melakukan koordinasi dengan berbagai lini terutama pendidikan melakukan koordinasi mencegah tindak korupsi. Pada akhir acara penutupan teacher supercamp  2017 ini di bentuklah suatu Forum Guru Penggerak Integritas (FGPI) di berbagai wilayah seluruh indonesia dibawah naungan komisi pemberantasan korupsi (KPK) yang vionernya adalah para alumni teacher supercamp, dibagi menjadi 17 koordinator wilayah di indonesia. (*)